Visit Sponsor

Kawal Masa Depan Pendidikan, Ketua Komis IV Musriadin Labahawa Dorong Renstra Dikbud Malteng Berbasis Inovasi dan Partisipasi.

MALUKU TENGAH, HarfMedia.Id— Sektor pendidikan di Kabupaten Maluku Tengah memasuki babak baru dalam perencanaannya. Bertempat di Hotel Lelemuku, Kamis (05/02), Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah bekerja sama dengan program Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia (INOVASI) menggelar Lokakarya IV Konsultasi Publik Rencana Strategis (Renstra) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2025–2029.

Agenda strategis ini menjadi panggung bagi Ketua Komisi IV DPRD Maluku Tengah, DR. Musriadin Labahawa, M.Pd.I, untuk memaparkan pandangan kritisnya terhadap arah kebijakan pendidikan daerah. Sebagai pimpinan komisi yang membidangi kesejahteraan rakyat dan pendidikan, legislator dari Fraksi PKS ini menegaskan bahwa dokumen Renstra adalah “kompas” yang akan menentukan nasib generasi mendatang.

Bukan Sekadar Dokumen Administratif

Dalam paparannya, Doktor Musriadin menekankan bahwa penyusunan Renstra Dikbud kali ini tidak boleh dilakukan dengan cara-cara konvensional atau business as usual. Ia menuntut adanya kualitas yang melampaui sekadar pemenuhan kewajiban birokrasi.

“Dokumen Renstra ini tidak boleh disusun secara biasa-biasa saja. Harus berbasis kolaborasi, partisipasi aktif, serta mendapatkan pendampingan ketat dari kementerian dan lembaga inovasi. Tujuannya jelas: agar kita menghasilkan dokumen yang tidak hanya berkualitas di atas kertas, tapi benar-benar aplikatif di lapangan,” tegas Musriadin Labahawa.

Ia menambahkan bahwa landasan filosofis dan hukum yang kuat dalam Renstra ini akan menjadi payung bagi kegiatan yang mendorong keterlibatan masyarakat secara luas dalam memajukan kualitas pendidikan di Maluku Tengah.

Dukungan Pemerintah Daerah dan Kemitraan Strategis

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekda Maluku Tengah, Rakib Sahubawa, mewakili Bupati. Senada dengan Musriadin, Sekda menegaskan bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang.

“Ini bukan sekadar forum formalitas. Forum ini sangat strategis karena dari sinilah arah pembangunan Maluku Tengah melalui pendidikan dan kebudayaan ditentukan,” ujar Rakib saat membuka acara.

Lokakarya ini juga dihadiri oleh figur-figur kunci, di antaranya Direktur INOVASI Maluku Bapak Mus Mualim, serta Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Malteng Husen Mukadar, S.IP. MA.

Musriadin Labahawa Tutup Acara dengan Optimisme

Setelah melalui serangkaian diskusi intensif dan penyaluran aspirasi dari berbagai pemangku kepentingan, DR. Musriadin Labahawa secara resmi menutup kegiatan Lokakarya IV tersebut.

Dalam sambutan penutupnya, ia mengapresiasi seluruh peserta yang telah memberikan masukan konstruktif. Ia berharap sinergi antara legislatif, eksekutif, dan lembaga donor seperti INOVASI terus terjaga demi memastikan anak-anak di Maluku Tengah mendapatkan layanan pendidikan yang bermutu dan relevan dengan tantangan zaman.

“Dengan berakhirnya lokakarya ini, kerja nyata kita justru baru dimulai. Mari kita kawal bersama agar Renstra ini menjadi sejarah baru bagi kemajuan pendidikan di Bumi Pamahanunusa,” pungkasnya menutup acara.

(AR-01)

Visited 9 times, 9 visit(s) today

Last modified: February 5, 2026

Close