Tulehu —- Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Abdullah Asis Sangkala, mengajak para pelajar untuk menjadi generasi muda yang melek politik, cerdas berdemokrasi, serta bijak menggunakan media sosial di era digital.
Hal itu disampaikan Sangkala saat menjadi narasumber dalam kegiatan Kesbangpol Goes To School yang digelar di SMA Negeri 22 Maluku Tengah, Tulehu, Senin (28/04), dan diikuti sekitar 200 siswa.

Dalam sosialisasi pendidikan politik tersebut, politisi PKS ini menegaskan bahwa politik tidak boleh dipandang negatif. Menurutnya, pelajar perlu memahami politik sejak dini agar tidak apatis, mudah terprovokasi, maupun menjadi korban hoaks.
“Politik itu bagian dari kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena itu generasi muda harus paham, supaya tidak mudah dipengaruhi informasi yang menyesatkan,” ujar Sangkala.
Ia juga mengingatkan pentingnya menggunakan media sosial secara bijak. Menurutnya, telepon genggam yang dimiliki anak muda dapat menjadi alat pemersatu, namun juga bisa memecah belah jika digunakan secara salah.
“HP di tangan katong bisa jadi alat pemersatu atau pemecah. Jangan sebarkan hoaks, ujaran kebencian, dan konten SARA. Cek dulu kebenarannya,” tegasnya.

Selain itu, dirinya juga mengajak para pelajar menjaga nilai persaudaraan yang menjadi ciri khas masyarakat Maluku. Ia menekankan bahwa perbedaan pilihan merupakan hal biasa dalam demokrasi, tetapi jangan sampai merusak hubungan sosial.
“Beta mau titip, jaga Pela Gandong, jaga hidup orang basudara. Beda pilihan itu biasa, jangan sampai karena politik katong baku marah,” katanya.
Sangkala juga mendorong siswa aktif dalam organisasi sekolah seperti OSIS, Pramuka, PMR, maupun Rohis sebagai tempat belajar kepemimpinan dan tanggung jawab sejak dini.

“Dari sekolah inilah lahir calon pemimpin Maluku di masa depan,” pungkasnya.
(RP-02)
AAS Abdullah Asis Sangkala Fraksi PKS Maluku Kesbagpol Provinsi Maluku M. Si Sosialisasi Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku
Last modified: April 29, 2026


